Thursday, April 21, 2016

Perbaikan Berbagai Retak Tembok


via sementigaroda.com

Seringkali tembok rumah baik baru maupun lama banyak muncul retakan kecil yang sangat mengganggu pemandangan. Tembok yang tadinya sudah dicat dengan warna-warna kesukaan, menjadi kurang manis lagi. Sebenarnya retakan ini juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab ternyata retakan ini dapat saja sebagai akibat dari kerusakan vital yang terjadi di dalam tembok. 

Berikut beberapa penyebab yang dapat menimbulkan retakan rambut 

1. Dinding Retak Struktur Pada Bata-Plester dan Acian

Penyebab: Pergerakan stuktur karena pondasi, defleksi (mulai susut) balok atau gempa bumi. Pada retak seperti ini, bata didalam dinding biasanya sudah pecah, hingga retak terjadi di dalam plester dan aciannya. Retak yang terjadi adalah biasanya tegak lurus atau diagonal menyamping. Celah retak akan terbuka terus apabila struktur kembali bergerak.

Perbaikan: Sebaiknya dibuat celah kecil antara dinding dengan balok atas untuk mengurangi tekanan, isi celah tersebut dengan styrofoam/ karet kemudian untuk menyamarkannya dapat ditutup dengan lis kayu atau gypsum. Buka retak kira-kira lebar 1cm sampai ke bata, kemudian isi celah retak dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan polimer 4%, setelah 3 hari tutup dan rapihkan celah yang sudah terisi plester sebelumnya dengan Acian

2. Dinding Retak Struktural Plester – Acian

Penyebab: Pergerakan struktur karena penyelesaian pondasi, defleksi balok atau gerakan gempa. Tipe retak ini, bata didalam dindingnya masih baik (tidak pecah), hingga retaknya hanya plester dan aciannya. Retak yang terjadi adalah biasanya tegak lurus atau diagonal menyamping. Celah retak akan terbuka terus apabila struktur kembali bergerak.

Perbaikan: Periksa untuk melihat retak memanjang sampai bata/tidak (seperti dalam poin 1.), jika celah-celah penyebab kemablai terjadi retak ketika struktur bergerak dan perluasan/gerakan sendi harus dipotong untuk melepaskan tekanan. (Seperti perbaikan dalam point 1).

Buka retak selebar kira-kira 1 cm samapai ke bata, kemudian isi celah retak dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan dengan polimer 4%, setelah 3 hari tutup dan rapihkan celah yang sudah terisi plester, sebelumnya dengan semen Acian.

3. Dinding Retak plester- Acian Pada saluran Pipa

Penyebab: Celah pemasangan pipa listrik atau air yang tidak dipotong sampai bata. Celah hanya dibuat sampai bata. Celah hanya dibuat sampai plester atau pipa hanya diletakan diatas bata kemudian di plester kembali. Tipe retak ini biasanya menciptakan celah lurus speanjnag garis pipa.
Perbaikan: Buka kembali plester pada saluran pipa dengan lebar 5 cm. Bungkus pipa dengan kawat ayam kemudian isi celah  dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan polimer 4% setelah 3 hari tutup dan rapihkan celah yang sudah terisi plester sebelumnya dengan semen Acian

4. Dinding Retak karena bahan Yang Berbeda.

Penyebab: Plesteran yang menutupi sambungan dinding yang berbeda misalnya pasanagan bata dengan permuakaan beton atau kayu. Tembok dengan mudah akan retak karena gerakan yang berbeda dari struktur dengan non struktur yang berbeda sifat. Tipe retak ini biasanya retak lurus sepanjang sambungan dam mudah akan muncul kembali setalh perbaikan.

Perbaikan: Diantara kedua permukaan tersebut harus dibuat dilatasi. Potong kembali plester sepanjang retak dengan maksimal 1 cm. Isi dengan plester + polimer 4%. Selesai 2mm lalu dengan Acian. Setelah satu hari buat tali, alur lurus 3 mm lebar dan 3mm mendalam sepanjang garis retak sebelumnya. Jika diinginkan tampilan yang rata maka isi tali air diatas menggunakan paintable sealant.

5. Dinding Retak Pada plester-Acian karena penyusutan.

Penyebab: Aplikasi acian terlalu dini pada plester yang belum berhenti menyusut karena plester terlalu tebal dalam satu kali aplikasi dan kadar lumpur yang tinggi pada pasir dalam plester 5%. Acian harus diaplikasikan minimal 14 hari setelah pleter ketika sebgian besar penyusutan telah berhenti.

Tips cara memperbaiki dinding retak ini seperti seribu (pecah telur), apabila diraba oleh tangan terasa lebih dalam retak ini dapat mengulang perbaikan. Isi retak sebelum pengecatan menggunakan semen Acian kemudian keesokan harinya ratakan dengan amplas halus setelah itu cat 5 hari.

6. Dinding Retak Rambut Pada Acian

Penyebab: Aplikasi acian terlalu dini pada plester yang belum berhenti menyusut, kadar lumpur yang tinggi pada pasir dalam plester, terlalu banyak/sedikit semen pada plester, terlalu banyak/sedikit air pada aplikasi plester, dinding plester terlalu kering dan aplikasi acian pada cuaca terik dan tiupan angina kencang. Tipe retak ini seperti retak seribu, retak ini dapat mengulang apabila kadar lumpur pada plester yang digunakan terlalu tinggi (>5%).

Perbaikan: Apabila kondisi retak rambut halus, gunakan base coat atau cat dasar untuk menutupnya, jika retak lebih besar dari garis rambut perbaiki retak.